Random Access Memory (RAM)

September 13th, 2012

Di dalam sebuah komputer (PC) atau laptop, salah satu perangkat keras(hardware) yang sangat berperan dalam kinerja dan performa komputer adalah Memory atau RAM (Random Access Memory). Kali ini kita akan mengenal sedikit lebih dalam apa itu RAM dan mengapa kita memerlukannya, mengenal jenis RAM seperti DDR, DDR2 dan DDR3 SDRAM, serta tips jika ingin mengupgrade RAM.

Seperti namanya, RAM/Memory merupakan perangkat untuk tempat menyimpan data yang diakses oleh Processor (CPU – Central Processing Unit). Data yang ada di RAM bisa diakses secara acak dengan kecepatan yang sama, sehingga di sebut Random (acak). Data yang tersimpan di RAM bersifat sementara, karena hanya akan ada jika ada listrik atau saat komputer menyala dan akan hilang jika komputer mati.

Data yang ada di RAM bisa diakses jauh lebih cepat daripada yang ada di hardisk, untuk DDR2 SDRAM saja bisa lebih cepat 40 sampai 100 kal dibanding akses ke hardisk, dan untuk jenis DDR3 bisa 100 sampai 300 kali lebih cepat dibanding akses ke hardisk ( sebagai gambaran, akses Hardisk SATA dalam dunia nyata sekitar 80-100 MB/s sedangkan USB 2.0 antara 10MB/s sampai 20 MB/s).

DDR, DDR2, dan DDR3

Saat ini kebanyakan komputer sudah menggunakan Memory jenis DDR3 ( sebagian lagi jenis DDR2). Sebelum tahun 2002, mungkin masih cukup banyak komputer yang menggunakan memory jenis Single Data Rate (SDR) SDRAM. Tetapi setelah itu, penggunaannya mulai digantikan oleh Double Data Rate (DDR), mulai dari DDR (DDR1), DDR2 dan sekarang yang banyak beredar adalah DDR3. DDR secara teori mampu melakukan transfer rate 2X lebih cepat daripada SDRAM.

Masing-masing jenis merupakan pengembangan dari sebelumnya dan versi terbaru umumnya mempunyai data rate yang lebih tinggi dan memerlukan daya yang lebih rendah. DDR2 secara teori mempunyai data rate 2x dengan spesifikasi yang sama dibanding DDR (DDR1). DDR3 juga mempunyai keunggulan dibanding DDR2, seperti bandwidth yang lebih tinggi, latensi yang lebih unggul, performa yang lebih tinggi pada power/daya yg lebih kecil, dan lebih bagus untuk perangkat low-power seperti laptop.

Masing-masing jenis RAM tersebut tidak saling kompatibel dan didesign dengan slot yang berbeda. Informasi lebih detail dan mendalam tentang spesifikasi masing-masing tipe ini bisa melihat informasi di wikipedia, tentang DDRDDR2 dan DDR3

Upgrade Memory (RAM)

Penambahan Memory biasanya akan meningkatkan performa komputer secara sifnifikan ( tetapi jumlah yang terlalu besar biasanya tidak banyak berpengaruh, misalnya jika RAM sudah diatas 4 GB, biasanya peningkatan tidak akan terlihat). Sebagai contoh Windows 7 biasanya memerlukan paling tidak 2 GB memory, sehingga bagi yang kurang harus di upgrade agar mendapatkan performa yang bagus.

Untuk menambah (upgrade) RAM relatif mudah, kita tinggal mengetahui jenis RAM yang digunakan dan memeriksan apakah masih ada slot kosong untuk memasang RAM. Yang perlu diperhatikan adalah kesamaan jenis RAM, karena DDR1 tidak akan cocok dengan DDR2, dan DDR2 tidak cocok dengan DDR3. Diperlukan jenis yang sama ketika akan mengupgrade RAM.

         Selain itu, satu jenis RAM biasanya mempunyai tipe yang bermacam-macam, misalnya DDR3-6400, DDR3-8500, DDR3-10600 dan lainnya ( semakin tinggi, transfer ratenya juga semakin besar). Meskipun untuk tipe yang berbeda masih kompatibel, tetapi RAM akan berjalan dengan tipe yang lebih rendah. Misalnya DDR3-10600 2 GB di gabung dengan DDR3-8500 2GB, jumlah RAM akan bertambah menjadi 4 GB, tetapi kinerja akan menyesuaikan yang terendah ( DDR3-8500 ).

Untuk mengetahui jenis RAM yang didukung, bisa melihat buku manual/petunjuk moherboard, melihat jenis slot RAM atau menggunakan software seperti Speccy. Untuk Memory notebook/laptop, sedikit berbeda ukurannya dengan RAM PC/komputer, biasanya hanya setengah RAM PC. Ketika membeli di toko komputer bisa menyebutkan dengan SO-DIMM ( small outline dual in-line memory module ). DIMM merupakan jenis slot untuk Memory.

Jumlah maksimal RAM tergantung pada Motherboard dan juga Sistem Operasi yang digunakan. Untuk sistem operasi 32-bit biasanya tidak mendukung RAM diatas 4GB, sedangkan untuk sistem 64-bit, secara teori dapat mendukung sampai 192 GB RAM (Windows 7 ultimate). Selain itu kadang jumlah maksimal juga dibatasi oleh Motherboard, misalnya hanya mendukung maksimal 16 GB RAM.

Sumber : http://ebsoft.web.id

Pegunungan Tektonik Berbatuan Kapur

September 5th, 2012

      Pegunungan tektonik berbatuan kapur ini dilihat sendiri ketika fieldtrip salah satu mata kuliah di Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan yaitu Geomorfologi dan Analisis Landskap (GAL). GAL merupakan salah satu mata kuliah dari bagian Penginderaan Jauh dan Infromas Spasial yang merupakan salah satu bagian dari 6 bagian yang ada di mayor Manajemen Sumberdaya Lahan.

          Indonesia sendiri memiliki beberapa kawasan karst yang meliputi hampir seluruh pulau-pulau dalam kesatuan negara Republik Indonesia, yang memiliki potensi sumberdaya alam dan ekonomi, akan tetapi potensi dari kawasan karts yang ada belum mendapat perhatian yang serius dari pemerintah. Hal itu terbukti dengan lemahnya undang-undang yang mengatur tentang kawasan karst. Peraturan mengenai kawasan karst masih menumpang pada UU Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dan akan dimasukan ke dalam RUU Pertambangan yang saat ini sedang dalam tahap pembahasan. UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah diharapkan dapat sinergis dalam pengelolaan kawasan karst. Salah satu lokasi yang termasuk kedalam kawasan karst adalah Pegunungan Rajamandala, Padalarang Bandung(Anonim, 2012).

            Pegunungan ini terbentuk karena tenaga endogenik – tektonik. Awalnya pegunungan ini yang tergolong pegunungan karst karena berbatuan batu kapur berada di bawah permukaan laut yang terangkat ke permukaan sehingga terbentuk pegungan tersebut. Jika berasal dari dasar laut tentunya akan mengandung banyak sekali bahan organik atau kandungan organiknya tinggi. Hal itu terjadi dengan kemungkinan dari tumbuhan dan hewan laut yg ikut terangkat dan mati sehingga menjadi bahan organik. Karst terbentuk karena pelarutan oleh air. Proses pembentukan geomorfologi karst adalah proses pelarutan dan pengendapan air, karbon dioksida, asam karbonat menjadi batu gamping dan kalsium bikarbonat dan akan mengalami proses fisis yaitu proses pelapukan, peretakan, patahan, gravitasi transfer, peruntuhan dan erosi. Proses ini dapat dilihat sebagai berikut :

Pembentukan : H20 + CO2 + H2CO3 = H2CO3 +  CaCO3 = Ca(HCO3)2

Fasis : Ca2+  + (2HCO3)2

      Litologi daerah jalur pegunungan Rajamandala adalah batu kapur/jamping, terlihat batu kapur padat, banyak retakan, dan berlapis-lapis. Terdapat gua di bawah tanah sebagai tempat pergerakan air. Stalaktit dan stalagmit terdapat pada bagian dalam gua. Morfologi yang dapat terlihat adalah kerucut karst, dataran karst dan gua. Pada daerah kerucut karst terdapat banyak ilalang yang tumbuh, hal tersebut karena ilalang dapat hidup di daerah dengan kandungan hara yang rendah salah satunya yaitu daerah kapur tersebut.
Daerah sekitar pegunungan tersebut hampir tertutupi oleh debu.  akibat pengolahan batu kapur tersebut seperti pertambangan. Hal itu dapat membahayakan kesehatan masyarakat sekitar. Potensi tambang dari kawasan karst berupa penambangan batuan gamping sebagai bahan baku semen, akan tetapi pemanfaatan pada bahan baku sektor industri semen menjadikan kawasan karst terdegradasi sehingga muncul ketakutan kawasan karst akan habis.
Potensi tambang dari kawasan karst berupa penambangan batuan gamping sebagai bahan baku semen, akan tetapi pemanfaatan pada bahan baku sektor industri semen menjadikan kawasan karst terdegradasi sehingga muncul ketakutan kawasan karst akan habis. Penambangan batu gamping dengan mahzab antropozentrisme menjadikan nilai lain dari kawasan karst berkurang dengan signifikan dalam waktu yang relatif singkat. Selain itu, di daerah pegunungan tersebut terlihat berbagai macam hiasan rumah tangga dengan bentuk dan kegunaan yang berbeda – beda.  Secara tidak langsung adanya pegunungan kapur tersebut menjadi tempat masyarakat sekitar untuk mempertahankan hidupnya. Batu kapur sendiri bermanfaat untuk menyerap CO2 secara optimal dan pegunungan batu kapur ini dapat dijadikan sebagai objek wisata yang dapat meningkatkan kemampuan masyarakat sekitar untuk mempertahankan hidup.


Dikutip dari www.anneheira.com dan slide kuliah Geomorfologi dan Analisis Landskap.

Kebahagiaan

September 5th, 2012
Suatu kebahagiaan ketika semua yang kita inginkan menjadi kenyataan
Suatu kenyataa akan terjadi ketika kita berusaha
Tak peduli seberapa besar halangan dan rintangan yang harus dihadapi
Tak peduli seberapa besar yang harus dikorbankan
Untuk mencapai kebahagiaan memang butuh pengorbanan
Semua keinginan kita berawal dari mimpi/impian
Bukan hanya mimpi yang harus dimiliki
Namun, semangat membara dan keyakinan luar biasa menjadi sesuatu hal  yang menentukan
Tak lupa takdir dan ridha dari Allah SWT menjadi sesuatu hal yang lebih menentukan

Menetapkan Populasi Nitrosomonas dan Algae dengan Metode MPN

September 5th, 2012

    Bakteri penitrifikasi termasuk ke dalam dua kelompok fisiologi yang berbeda, yang terpenting dari masing-masing kelompok adalah Nitrosomonas yang mengoksidasi amonium menjadi nitrit dan Nitrobacter yang mengoksidasi nitrit menjadi nitrat. Kedua macam bakteri itu berbentuk batang kecil, Gram negatif, tidak membentuk endospora, berflagella polar, dan bersifat aerob obligat(Imas et al., 1989).

                 Algae menangkap energi matahari dan menghasilkan lebih banyak oksigen dibandingkan dengan tanaman. Oleh karena itu ganggang disebut juga sebagai organism fotosintesis yang terpenting di bumi. Algae mempunyai oeran membawa perubahan geokimia global melalui konversi atmosfer dari lingkungan miskin oksigen  menjadi lingkungan yang kaya akan oksigen. Dan berkontribusi pada penyingkiran karbon dioksidadi atmosfer melalui curah hujan dan melalui pembentukan bahan organic, selain itu bersama-sama dengan akumilasi bahan organic yang berasal dari ganggang yang mati, ganggang memberikan kontribusi besar terhadap pembentukan tanah, terutama pada stadium awal (Chen dan Jiang, 2001). Ganggang juga menghasilkan sejumlah besar polisakarida ekstraseluler yang dapat berperan        sebagai senyawa agregasi tanah yang dapat memperbaiki struktur tanah( Evan dan Ehrlinger, 1993).

               Nitrosomonas dan Nitrobacter lebih menjadi perhatian karena adanya pendapat yang menginginkan agar proses nitrifikasi ini perlu dikendalikan sehubungan dengan efisiensi pemupukan N dan pengendalian pencemaran lingkungan(Iswandi, 1989).  Bakteri pengoksidasi amonia tergolong Gram negatif yang memiliki bentuk sel batang (panjang 0.6-4 µm), ellipsoid, sferikal, dan spiral. Sel tidak motil dan motil dengan flagella polar sampai subpolar atau peritrik. Semua spesies aktivitasnya berjalan pada kondisi aerobik, temperatur pertumbuhan optimum 25-30oC, tidak aktif pada suhu 4oC dan pH optimum berkisar 7.5-8.0. berkoloni pada media seperti kerikil, pasir, atau media sintetik lain, memerlukan oksigen untuk mengkonversi senyawa anorganik sebagai sumber energinya, dan memerlukan CO2sebagai sumber karbon. Rasio reproduksi sangat lambat (waktu generasi 20-40 jam)(Holt et al., 1994; Magdalena, 2009).Bakteri nitrifikasi tumbuh sangat lambat meskipun pada kondisi optimum. Waktu generasinya bergantung pada pH dan bervariasi dari 100 jam pada pH 6.2 sampai 38 jam pada pH 7.6 bagi Nitrosomonas dan dari 58 jam pada pH 6.2 sampai 21 jam pada pH 6.6 atau lebih bagi Nitrobacter. Waktu generasi ini dihitung dari laju pengubahan nitrogen amonium dan nitrogen nitrit dan dengan anggapan bahwa hubungan antara waktu generasi dan hilangnya substrat di dalam tanah itu seperti yang terjadi pada biakan(Imas et al., 1989). 

                 Menurut Alexander (1999), Nitrosomonas dan Nitrobacter tergolong ke dalam bakteri kemoautotrof obligat. Kemoautotrof obligat memerlukan sumber energi yang spesifik, misalnya saja  Nitrosomonas membutuhkan amonium sebagai sumber energi dan Nitrobacter memerlukan nitrit. Akan tetapi, menurut laporan, Nitrobacter dapat menggunakan asetat sebagai satu-satunya sumber karbon dan energi, sehingga sebenarnya istilah ‘autotrof fakultatif’ mungkin lebih sesuai(Imas et al., 1989).

          Penetapan jumlah Nitrosomonas dan Algae yang berada pada tanah dengan menggunakan metode MPN (Most Probable Number) atau terminology Indonesianya jumlah perkiraan terbatas (JPT) adalah metode standar Worls Health Organisation (WHO) dalam identifikasi suatu mikroorganisme. Metode MPN didasarkan pada penentuan ada tidaknya mikroorganisme di dalam tempat inkubasi yang diinokulasi dengan suatu seri pengenceran suspensi tanah atau bahan yang lain. Media biakan ini didapat dengan mengisolasikan biakan murni dalam media cair sebagai media makanan bagi mikroba. Metode MPN ini akan berhasil jika mikroorganisme yang ingin ditetapkan jumlahnya harus mempunyai sifat yang dapat memberikan karakteristik dan trasformasi dalam media yang sedang diinkubasi, sehingga mudah dikenali dan diamati dalam substrat(Sze, 1986).

      Nitrosomonas juga memberikan manfaat penting bagi tanah karena Nitrosomonas sp. adalah bakteri  penitrifikasi. Bakteri ini mampu merombak ammonium menjadi nitrit dan kemudian menjadi nitrat yang dapat diserap tanaman. Sumber energy yang diserap oleh bakteri ini adalah bahan anorganik yaitu NH₄, sedangkan sumber karbonnya adalah CO₂. Bakteri ini juga bias disebut pengurai unsure hara esensial yang diperlukan tanah dan tanaman.